28 Agustus 2012

Persinggungan

Kali ini kuberanikan diri

Menolak menunggu waktu persinggungan
Mencoba membuat adegan sendiri
Dan akhirnya,
Persinggungan itu terjadi
Di balik layar hitam
Senyuman ini jelas adanya
Tapi tetap saja, kelu yang dirasa

-Nisrina Naflah-

17 Agustus 2012

Gardening... So Lovely... (2)

Yap yap yap, hari ini sempat bingung juga gak ngerjain rutinitas kaya hari-hari sebelumnya. Kangen rutinitas itu? Hmm, ngerasa ada yang aneh aja. Entahlah. Tadi sempat berusaha mencari-cari titik pertemuan itu, tapi gak dapat-dapat juga, yahhh mungkin ada jalan lain ya, kayak hal sebelumnya juga *abstrak*

Oke, hari ini insyaAllah mau mudik ke Barabai, sebelum pergi aku mau posting tentang perkembangan proses gardeningku. Tadi pagi menjelang siang aku udah mindahin beberapa bibit yang sudah tumbuh di petakan pot kecil ke pot yang lebih gede sedikit. Dan ini dia foto-fotonya ;)

 (Ini bunga Matahari sama Viola yang udah dipindah ke pot yang lebih gede)

 (Nah kalo yang ini masih di petakan pot kecil, Africanses. Belum dipindah soalnya batangnya masih kecil, terus yang paling kecil di sebelah kanan itu Krismil)

(Yang ini Babylonia, belum kupindah juga dari petakan pot kecil)

Bibit yang lain belum pada numbuh, entah gagal atau emang belum tumbuh. Ditunggu aja deh ntar, yang sabar. Hhehe. Moga yang udah tumbuh cepet gede terus berbunga, yihaaa. Amiin.

-Nisrina Naflah-

Pernah Nggak?

Pernah nggak? Ngerasa pengen ngomong banyak, tapi pas sudah diajak ngomong cuma bisa bilang "ooh", "heeh", "iya", "hhehe", dan kalimat pendek lainnya.

Pernah nggak? Ngerasa mulut terbungkam dengan sendirinya, padahal mau nanya balik apa yang ditanyakan supaya tahu tentangnya juga.

Pernah nggak? Ngerasa khawatir diabaikan ketika mau ngobrol, alhasil lebih memilih untuk diam di sepanjang jalan tanpa berkata-kata sedikit pun.

Pernah nggak? Ngerasa harus menyusun kata-kata untuk bahan pembicaraan, tapi pas udah ada kesempatan malah buyar kemana-mana kacau nggak karuan.

Pernah nggak? Ngerasa bad mood membabi buta, pas tahu kalau waktu itu pasti berjalan dan saat-saat yang membahagiakan akan berakhir.

Pernah nggak? Ngerasa takut ketahuan sebegitunya, sampai-sampai pas lewat suatu tempat nggak berani nengok ke tempat itu.

Pernah nggak? Ngerasa pengen ngelihat walaupun cuma sekilas, hanya untuk tahu bahwa semua baik-baik saja dan masih ada di sana.

Pernah nggak? Ngerasa didatangin sesuatu yang nggak terduga, tiba-tiba melumpuhkan hati sampai nggak berkutik dan hanya bisa memelas pada Allah, "Kuatkan!"


Pernah? Nggak? Aku pernah. Dan semua itu membuat sebuah pertanyaan besar dalam putaran pikirku, "KENAPA BISA?" Dan mungkin aku nggak akan pernah tahu jawabnya. Terkadang kita memang tidak memerlukan jawaban dari suatu pertanyaan, karena jawaban itu kadang malah melemahkan.

Yap, "KENAPA BISA?" Jiwaku mencoba memahami dan mencoba menerka, "MUNGKIN INI SEMACAM KUTUKAN."

Pernah nggak? Ngerasa semua akan baik-baik saja, padahal untuk persinggungan selanjutnya saja nggak tahu akan terjadi kapan dan dimana.

*diam*

-Nisrina Naflah-

15 Agustus 2012

I Don't Know Why?

Yeaaah, sudah sehari semalam aku suntuk kaga karuan, I don't know why? Indeed. Mungkin karena serangan bad mood semalam yang datang tiba-tiba, menusuk bertubi-tubi tanpa isyarat. Alhasil, aku jadi cewek super ceria yang mendadak murung di rumah. Untungnya aku nggak ada  aktivitas di luar rumah selama 2 hari ini,kecuali les nyetir. Dan sudah dapat dipastikan apa yang terjadi tadi pagi, aku diem suntuk selama 1 jam les nyetir. Ditambah cara instrukturku yang gak enak banget kalo ngajarin, tambah bad mood lah diri ini. Sampai-sampai aku males ngelakuin hal yang selalu kulakuin kelar les nyetir --> ngucapin "Makasih banyak" (sambil senyum seadanya). Lha, tadi pagi gak tau kenapa ini mulut kayaknya kompak banget sama perasaan aku, diem aja, en gak bilang "Makasih banyak" usai les. Tapi ujung2nya pas mau pulang aku bilang "Makasih" juga, rasanya gak sopan banget yak kaga bilang makasih, padahal udah diajarin. Tapi gimana lagi dong, 2 hari ini bawaanku bad mood terus. Pengen diem aja, ngelamun, merenung, dan entahlah.

Dan sekali lagi, I don't know why? Etiologi alias penyebab utamanya apa aku juga bingung, yang jelas faktor predisposisinya banyak sih. Semacam jatuh tersungkur, tapi aku gak tau pasti apa yang menyebabkan hal itu. Mungkin masalah 'anti-sosial'? Atau mungkin masalah 'pertemuan terakhir'? Mungkin juga karena "bidadari-bidadari"? Hmm, atau karena "Nobody"? Entahlah, semuanya melilit membentuk gumpalan benang yang kedua ujungnya entah tergumpal kemana. Bingung, mencari ujung awalnya, tiba-tiba kusut aja jadinya.

Aku udah nyoba-nyoba nyari mood booster yang pas buat perasaanku kali ini. Awalnya bingung, udah nyari lagu yang semangat, tetep lesu. Eh, giliran aku nyetel Lagu Santai-nya Steven & Coconuttreez, langsung jadi semangat terus joget-joget gak jelas di kamar. Lagunya easy going banget & jujur aja bikin semua beban lepas. Yeah, that song is my first mood booster today. :D



Lanjut, aku liat foto-foto di Blackberryku. Seru jua liat muka-muka narsis yang gak disalurkan. Kadang ngerasa aneh, kok di saat-saat tertentu aku bisa jadi cewek narsis gak ketulungan, tapi di saat-saat tertentu aku benci banget difoto sendirian, hhaha. Aku juga liat foto-foto reunian selama bulan Ramadhan kali ini. Dan semua itu berhasil bikin moodku membaik. My second mood booster. :D




And then, ini yang paling kutunggu-tunggu sejak siang hari. MAKAN SNICKERS!!! Pas suntuk, aku liat beberapa bungkus snickers tergeletak minta dimakan di atas meja belajarku. Rasanya pengen banget makan langsung tu snickers, tapi lagi puasa oi! Hhaha, alhasil nunggu buka dulu, baru deh kulahap. Ini juga cara ampuh ngusir kesuntukan yang melanda. Third mood booster. :D



Yeah, moodku membaik memang. Tapi selama aku belum menemukan etiologi utamanya, bad mood ini masih gak bisa diusir sepenuhnya, gak bisa 100% balik good mood. Apalagi kalo kepikiran lagi tentang hal-hal yang bikin kusut, aaaaah balik lagi deh bad moodnya, walaupun cuma sedikit. ckckck. 

Well, sepertinya malam ini aku harus benar-benar mencari penyebab utama ke'bad mood'an ini. Soalnya gak enak banget kalo gini. Susah diajak becanda, bawaannya sensi melulu, cuma bisa ketawa datar, diem, trus yang biasanya ngeladenin olokan temen-temen malah jadi tambah suntuk kalo lagi bad mood gini (yaiyalah!!!).

Oke oke, semoga mood ini cepat waras full 100% lagi. Kan gak asyik juga kalo gini, bingung mau apaan. hhehe. Yaa Rabb, kuatkan Rina yaaa. :)

-Nisrina Naflah-

11 Agustus 2012

Reason...

Awalnya aku takut mencari alasan.
Alasan mengapa aku memilih 2 kata ini, menjaga & bertahan.
Mungkin aku khawatir ketika aku mendapatkan alasannya, aku akan diserang dengan bantahan alasan bertubi-tubi.
Aku hanya ingin mejaga & bertahan.
Tak lebih, tak juga kurang.
Namun ternyata alasan itu tiba-tiba datang sendiri menghampiri.
Menyibak semua kekhawatiran yang ada.
Alasan yang jujur, datang dari hati.
"Untuk menjemput mimpi-mimpi itu."
Yah, entah koheren ataulah tidak.
Hanya saja aku mencoba meyakinkan diri.
Aku sedang berjalan, berlari, bahkan terbang menjemput jawaban.
Semua jawaban atas pilihanku ini.
Jawaban atas perjalanan yang mendebarkan ini.

:')

-Nisrina Naflah-