19 Februari 2014

Beruntung

Mamah harus tetap kuat, seperti yang kulihat selama 22 tahun ini.
Tegar, sabar, penuh senyuman keikhlasan.
Sungguh, cobaan yang datang bertubi2 akan menghapuskan segala dosamu di dunia Mah. Allah sayang mamah, dan kami selalu berdoa agar Allah senantiasa menyayangi mamah.
Moga mamah disayang Allah.

:')

Lagi dan lagi, lagi-lagi mamah dapat cobaan, dan lagi-lagi mamah menunjukkan rasa syukurnya atas setiap cobaan yang diterimanya, tak pernah menggerutu, tak pernah protes dengan ketetapan-Nya. Selalu sabar, ikhlas, dan bersyukur. Aku ingin menjadi sepertinya, bahkan lebih. Terima kasih mamah atas teladannya. Semoga anakmu yang penuh dosa ini bisa menjadi wanita luar biasa sepertimu. Sungguh benar kata abah, "kita beruntung dikasih Allah mamah dalam hidup ini."

:')

-Nisrina Naflah-

16 Februari 2014

Tak terduga

Persinggungan itu kadang muncul tak terduga...
Tiba2 saja ada, lantas membentuk 1 titik pertemuan yang tidak ingin membentuk persudutan berikutnya...

Dan persudutan itu pun kadang muncul tanpa disangka...
Tiba2 saja ada, lantas membentuk 2 garis panjang yang tak akan membentuk persinggungan selanjutnya...

Mungkin saat ini ada, tapi siapa yang bisa menduga nantinya semua akan tiada...

-Renungan di RSUD Ulin Banjarmasin, di sudut lorong gelap, tersadar, 15 Februari 2014-

-Nisrina Naflah-

6 Februari 2014

Susah

Susah meyakinkan diri
Susah menetapkan hati
Susah menjejakkan langkah
Di jalan yang baru saja 'terpilih'
Berlari sajalah
Persimpangan itu lupakan saja
Ada Allah yang senantiasa bersama
Untuk meyakinkan diri
Untuk menetapkan hati
Untuk menjejakkan langkah
Di jalan yang insyaAllah 'terpilih'
Berlari sajalah
Tinggalkan semua~

-Nisrina Naflah-

30 Januari 2014

Sudah Kubayangkan

Hey, hey, hey. Semangat untuk belajar sabar, sykur, ikhlas ya.. *ngomong sama diri sendiri*

Di tengah grasak-grusuk aku di 2 hari belakangan ini, aku sempatin posting pendek nih.

Stase pertamaku di tahun pertama koas adalah ANAK! Dan kami masuk 2 hari lebih awal ketimbang yang lain, tanggal 08 Februari 2014 saudara2. Ngapain? Selain mau lapor ke bagian SMF Anak, kami juga bakalan PRE TEST tanggal segitu. Yeah, ini kabar gembira. Hectic yang pastinya lah.

Bayangkan, buat ujian blok aja perlu review+nyicil dari 2-3 minggu sebelum ujian blok diadakan, lha sekarang? 9 hari waktu yang tersisa untuk nyiapin senjata buat pretest ANAK nanati. Perbandingannya itu loh, ujian blok cuman fokus sama materi2 terkait blok itu, dan ini ANAK bro! Semua blok harus direview, dan harus bisa dalam 9 hari. Yaaaak, insya Allah dimudahkan Allah kalo kita yakin, Allah pasti bantu kan yaaaa. Bismillaah.

Oh ya sedikit intermezzo, rata2 tanggapan dari orang2 pas aku hectic pasca pembagian kelompok koas kena stase anak adalah:
"Wah, bagus dong Rin."
"Kam pasti senang, Rin."
"Huwooo, cocok sama cita2 Rina."
"Alhamdulillah, pas kalo Rin sama kesukaan km."
Can I say, "Huwooooooo!!!"?
Aku bingung harus bilang apa, hhaha. Ini gak ada panum rek. Dan kamu, belum apa2 sudah harus berhadapan dengan anak2 di Rumah Sakit. Yaa Rabbi, semoga lancar semua ya.

Oh ya aku dapat kelompok XXIV C... C for Cantik Cakep Ceria!!! Hhaha. Anaknya seru2 loh.. Ada kaBagas, Ali, Dita, Teteh, Miranti, sama Putri. Kami udah berikrar bersama untuk solid, kompak, dan selalu bersama sampai sumpah dokter nanti, semoga Allah menyayangi kami semua. Aamiin yaa Rabb.

Well, berhubung besok mau aplusan jam 8 pagi dan aku dari Bjb, jadi aku bobo dulu ya. Hey, buku Matondang baru 1/5nya kubaca, semoga hari Sabtu bisa selesai. Semangat Rina, pasti bisa, mampu, luar biasa, karena Allah. Innallaha ma'ana. Yeyeyeyeyyyy.

-Nisrina Naflah-

27 Januari 2014

Susah Banget Loh

Hey hey hey...

Susah banget loh kalo mau ikhlas yg pure seikhlas2nya, kudu banyak latihan, kudu banyak merenung, kudu belajar terus.

Ini baru hal kecil, tapi susaaaaaaaaaaaaaaaaah banget buat ikhlas sepenuh hati, apalagi kalo hal gede.

Yaa Allah, kadang malu sama diri sendiri. Dimana2 nulis "sabar, syukur, ikhlas". Udah gitu udah janji sama diri sendiri untuk terus belajar "sabar, syukur, ikhlas", tapi kadang gak bisa ngelakuinnya. Masih aja hati nyesek, kadang merasa dirugikan, kecewa, atau apalah itu. Padahal udah jelas kan, belajar "sabar, syukur, ikhlas", Rin!

Tapi gak boleh nyerah dong ya, namanya juga belajar, pasti susah di awal. Harus selalu berlatih dan membiasakan diri. Semoga gak berkurang ya semangat buat "sabar, syukur, ikhlas"nya, Rin.

Huks. Syedih.

-Nisrina Naflah-