13 November 2014

Malam Sendu

Malam ini, karena mimpi malam tadi, aku tiba2 teringat lagi, rindu lagi, sendu lagi...
Abah, kenapa terlalu cepat pergi?
Kami sendiri...
Semoga abah selalu bahagia di sana, sampai nanti, di akhirat nanti, hingga ke surga yang abadi, bersama kami lagi...
:')

-NisrinaNaflah-

Selalu Begini

Sebenarnya pengen banget apatis, acuh, masa bodo, gak peduli, emang gue pikirin dan lain sebagainya. Tapiiiii, emang gini keadaannya dan kebiasaannya. Setiap ada tugas kelompok, aku (merasa) yang paling ngeh buat ngerjain. Pernaaaah, pernah aku masa bodo, pura2 santai seolah males ngerjain, ujung2nya tetep aku yg gelabakan. Gelabakan karena belum ada yg ngerjain. Heran, bener2 heran, berasa dimanfaatin juga kadang2. Capek ah.

Cuman kalimat ini yang bikin aku mau gak mau tetep ngerjain, "Belajar ikhlas dong Rin, kan gak ada ruginya kalo kamu yang ngerjain, malah bagus lagi, kamu nambah ilmu, belajar lebih banyak daripada yang lain." Walaupun kadang geregetannya minta ampun, masalahnya aku juga banyak yang mau dikerjain, yang mau dipelajarin, yang mau dibaca, de es be. Kadang2 merasa rugi waktu harus ngerjain tugas kelompok yang notabenenya punya kelompok, tapi berasa waktu aku yang kebuang gitu aja gara2 ngerjain tugasnya sendirian. Pas aku lagi ngerjain, yang lain pada asik bobo, atau asik jalan sama doinya, atau lagi hang out sama keluarganya, atau malah lagi upgrade ilmu alias baca2 buku buat persiapan minggu ujian. Berasa gak adill gitu kdg2. Tapi sekali lagi, ambil hikmahnya Rin, hikmahnyaaaa~

Selalu begini, kadang2 bad mood gara2 merasa dimanfaatkan, dimanfaatkan, daaaaan dimanfaatkan lagi.

Ikhlas itu susah banget sob!
Yaa Rabb, ampuuuun... :'(

-Nisrina Naflah-

7 November 2014

Menikah

Hei, tadi malam aku tersentak dengan mimpiku sendiri.
Aku melihat abah, bepakaian bagus, serba putih, dengan peci putih pula, di sebuah mesjid dengan suasana putih pula, di sebuah acara pernikahan.
Ya, aku mimpi aku menikah, walaupun aku sama sekali gak tau siapa lelaki yang ada di balik sosok abah yang kulihat, yang jelas aku merasa bahagiaaaaaaaaa banget, abah ada di pernikahanku.
Aku senang, bahagia, terharu. Mimpi yang selalu kuimpikan dahulu. Hingga akhirnya aku terbangun dan sadar, abah hanya ada dalam mimpiku. Tanpa sadar aku meneteskan airmata yang enah kenapa sangat mudah terjatuh. Mataku panas, sembab, terlalu menyakitkan untuk menyadari bahwa aku baru saja terbangun dari tidur dengan mimpi indahku.
Yaa Rabb, aku merindukan abah, sangat merindukannya. Tempatkanlah abah di tempat yang terbaik, di sisi-Mu.
:')

071114

-NisrinaNaflah-

31 Oktober 2014

Seperti...

Seperti embun mengerti pagi...
Seperti ombak paham samudera...

Saling mengerti, saling memahami
Hingga masing2 kekurangan akan diterima
Dan diusahakan untuk menciptakan kelebihan satu sama lain

Seperti embun yang menyejukkan di pagi hari
Seperti ombak yang menenangkan di samudera luas

:)

-Nisrina Naflah-

27 Oktober 2014

J.E.N.G.A.H

Aku ingin tutup kuping
Aku ingin tutup mulut
Aku ingin tutup mata

Jengah jengah jengah
Bosan muak menyebalkan

Ingin cepat saja melewati siklus ini
Ingin cepat saja pergi dari semua ini

Karena semua tampak palsu
Semuanya tampak menjemukan
Mereka penuh dengan topeng

_Nisrina Naflah_