Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan

5 Oktober 2017

Me -Part 3-

Nisrina Naflah
Entah nama pena, entah nama harapan, entah nama filosofi.
.
NISRINA
Selanjutnya Nisrina yang artinya bunga mawar putih. Okey bisa dibilang karena saking bingungnya nyari gandengan nama Naflah yang awalnya sudah kupilih, akhirnya dipilihlah Nisrina. Why? Alasan utama karena ada unsur RINAnya, hhaha. So simple.
.
Sebenarnya dari kecil aku suka sama bunga mawar, haruuum dan cantiiiik. Dan aku pun suka dengan filosofinya, mawar yang berduri, cantik tapi sulit untuk didapatkan. Tapi berhubung aku sadar aku ini gak cantik, jadi ya sekedar lewat aja sih makna bunga mawarnya, sadar diri lah ya.
.
Cuma ya dari semua warna mawar, aku memang paling suka warna putih. Gak tau kenapa, tenang damai aja lihatnya. Berasa kalem gitu (padahal aku grasak grusuk orangnya) dan melambangkan kesetiaan (katanya sih). Wah kesetiaan itu nomor 1 masbroh, hhaha (oh wanita).
.
Jadi intinya untuk Nisrina sendiri dipilih karena ada unsur "Rina"nya dan emang pas banget aku suka mawar yang warnanya putih. Jadinya klop deh, Nisrina Naflah. Moga jadi doa lah ya yang baik2nya. Hhoho.
.
Dan sekali lagi, diri ini sangat jauh dari yang diharapkan. Tapi semoga selalu berproses yak.

Me -Part 2-

Nisrina Naflah
.
Entah nama pena, entah nama harapan, entah nama filosofi.
.
NAFLAH
Dimulai dari Naflah yang artinya bunga matahari. Sejak kelas VIII SMP, aku mulai suka dengan bunga matahari. Sebelumnya aku juga lupa sih udah pernah liat bunga matahari yang asli atau gak. Aku mulai suka bunga matahari karena sebuah buku yang kubeli isinya kumpulan cerpen2. Dan salah satu cerpen yang bener2 menarik perhatianku adalah cerpen tentang "Bunga Matahari".
.
Di cerpen itu diceritakan bahwa si bunga matahari sangat mengagumi sang matahari. Dia selalu mengikuti arah matahari berada, pagi ke timur sore ke barat, dari fajar hingga ke ufuk senja. Begitu terus tanpa lelah, menatap dari kejauhan, mengagumi dalam hati. Gak tau kenapa tiba2 langsung suka dengan filosofi ini. Waktu dulu aku tipikal cewek yang suka memendam perasaan dan sebelumnya gak pernah pacaran (dulu...). Jadi kerjaannya emang cuma mengagumi dalam hati, tanpa memberi tanda, tanpa menunjukkan rasa. Sejak itu, apapun yang berbau bunga matahari, aku excited! (Sampai sekarang sih sebenernya kalo lihat bunga matahari excitednya lebay wkwk)
.
Seiring berjalannya waktu, aku mulai terbuka dengan filosofi bunga matahari yang sebenarnya dan membuat aku semakin kagum dengan jenis bunga ini. Ceria. Kokoh. Besar. Hangat. Bermanfaat. Hellooo, I wanna be like a sunflower! (Nb: besarnya sih iya banget, badan aku BESAR 😅)
.
Walaupun sekali lagi, diri ini sangat jauh dari yang diharapkan. Tapi semoga selalu berproses yak.

Me -Part 1-

RINA PURNAMA SARI
.
Nama yang dikasih sama abah-mamah 1/4 abad silam. Awalnya mau dikasih nama Desi Purnama Sari, tapi karena menurut alim ulama di kampung halaman mamah (tempat kelahiranku) nama itu gak cocok buat aku, alhasil digantilah jadi Rina Purnama Sari. Sebenernya gak ada arti khusus dari nama ini. Awalnya gara2 istri dari bupati daerah dimana aku dilahirkan itu namanya Purnama Sari dan aku lahir di bulan Desember jadi mau dikasih nama Desi Purnama Sari. Gitu deh, hhaha.
.
Banyak yang ngira aku ini orang Jawa, karena namanya Rina Purnama Sari. Kalo udah ada yang bilang gitu, diaminkan aja. Siapa tahu dapat jodoh orang Jawa kan. Hhaha.
.
Banyak juga yang ngira aku lahir pas bulan Purnama. Gak terlalu tepat juga sebenernya. Aku memang lahir di pertengahan bulan tahun Hijriah, tepatnya 13 Jumadil Akhir. Otomatis malemnya memang pasti ada bulan purnama. Tapi aku lahirnya siang, hari Jumat tepat ketika orang2 pas siap2 mau berangkat ke mesjid buat Jumatan. Jadi emang pas aja sih Purnama, tapi malemnya baru muncul bulannya, hhaha.
.
Dan aku juga sering dibully karena setiap kata di nama panjangku pasti ada huruf Rnya.. Sedangkan aku gak kebagian pas pembagian huruf R alias R aku seksi, hhaha.
.
Terlebih dari semua itu, aku selalu menganggap nama ini doa. Dibalik kekurangan dan kelemahanku sebagai hamba-Nya, aku ingin selalu menjadi PURNAMA yang dengan sinar temaramnya bersama bintang2 kecil, menerangi langit malam yang gelap dan sepi. Serupa dengan apa yang kurenungi ketika duduk dibonceng abah di motor saat berusia 8 tahun silam. "Namaku luar biasa" pekik Rina kecil di dalam hati.
.
#kayakpujanggaajabahasanya 😅 #butitistrue

19 Juni 2016

Onet Antara Mamah dan Abah

Alhamdulillaah Alhamdulillaah Alhamdulillaah..
Tahun ini masih dipanjangkan umur sama Allah, bisa ketemu Ramadhan dan hari ini udah hari ke-14.  Gak kerasa, bentar lagi Ramadhan berakhir.. Masih banyak target2 yang belum direalisasikan sepenuhnya..

Malam ini seseorang mengingatkan aku tentang game pc yang cukup terkenal dulunya, ONET, kayaknya hampir semua orang tahu dan pernah main game ini. Gak ada yang spesial sih dari Onet, gamenya bisa dimainkan semua umur, bahkan bayi pun bisa main game ini (seriusan lo??? Hha). Kita tinggal memicingkan mata mencari gambar yang sama, yg bisa dihubungkan dengan maksimal 3 garis lurus, lakukan itu berulang2 hingga semua kotak habis. Semakin naik levelnya, tantangan semakin berat. Hhaha.

Sebentar, aku ralat lagi pernyataanku di atas. Onet ini game yang SPESIAL BANGET!
Salah satu game favorit mamah sama abah dulu (ya, dulu pas abah masih ada). Game ini diinstall di komputer rumah yang udah "tua", di ruang keluarga. Game yang berhasil menghipnotis mereka udah duduk manis lamaaaa banget di depan komputer, kadang mereka main berdua, saling membantu menunjukkan gambar yang sama, dan ketika salah satu dari mereka kalah, itu artinya tukar kursi ganti pemain, hhaha.

Seneng lihatnya, hal kecil yang menghangatkan mereka berdua. Serius, aku nangis ni. Tiba2 semua terkenang begitu aja. Tawa abah, diiringi seruan mamah yang protes kapan gantian main. Hhaha. Time flies, sekarang gak ada lagi pemandangan itu. Abah udah tenang di sana :')

Selalu ada hal2 manis yang mewarnai hidup, bahagia. Namun terkadang tanpa disadari kita hanya fokus pada hal2 pahit yang melingkupi kita, tanpa mau mengingat hal2 manis yang sudah ada.

Seandainya selalu bersyukur, seandainya selalu qana'ah, pasti manis itu selalu terasa, dan pahit itu? Ah biarkan dia lewat saja.

Sayangnya iman bukan sebuah garis lurus yang terbentuk tanpa ada gelombang sedikit pun, iman adalah gelombang transversal bahkan longitudinal yg fluktuatif kadang ke atas kadang ke bawah, hingga sangat perlu bagi kita untuk selalu memperbaharui niat, memperingatkan hati, dan minta diingatkan oleh orang2 terdekat. Agar selalu ingat, agar selalu sadar, terhadap apa yang diniatkan di awal.

Hey, ini ngomongin Onet kan? Kok endingnya jadi gini ya? Ahahaha. Yaudah lah, yang penting save this memory :)

Semoga mamah-abah menjadi pasangan dunia-akhirat, aamiin...

-Nisrina Naflah-

25 Oktober 2015

Gado-Gado Anestesi

Postingan kali ini, gado-gado yak.
Pengen ngeshare foto2 di stase anestesi yang seriusaaaaaan bikin hepi abis. Stase terakhir yang bener2 bikin jatuh cinta!

Kasihan kalo kebanyakan posting foto2 di medsos, ntar bosen semua yang lihat. Jadi diabadikan di blog aja, siapa tahu beberapa puluh tahun ke depan (semoga panjang umur), gak sengaja buka ni blog, terus jadi terkenang deh sama masa2 indah penutup koas.

Yeah, koas udah selesai brosist!

Ntar kalo ada waktu, mau posting tentang kesan di stase anestesi ini~

Thank's buat semua konsulen2 super dan kaka2 baik hati di Bagian Anestesi RSUD Ulin Banjarmasin.

-Nisrina Naflah-

7 November 2014

Menikah

Hei, tadi malam aku tersentak dengan mimpiku sendiri.
Aku melihat abah, bepakaian bagus, serba putih, dengan peci putih pula, di sebuah mesjid dengan suasana putih pula, di sebuah acara pernikahan.
Ya, aku mimpi aku menikah, walaupun aku sama sekali gak tau siapa lelaki yang ada di balik sosok abah yang kulihat, yang jelas aku merasa bahagiaaaaaaaaa banget, abah ada di pernikahanku.
Aku senang, bahagia, terharu. Mimpi yang selalu kuimpikan dahulu. Hingga akhirnya aku terbangun dan sadar, abah hanya ada dalam mimpiku. Tanpa sadar aku meneteskan airmata yang enah kenapa sangat mudah terjatuh. Mataku panas, sembab, terlalu menyakitkan untuk menyadari bahwa aku baru saja terbangun dari tidur dengan mimpi indahku.
Yaa Rabb, aku merindukan abah, sangat merindukannya. Tempatkanlah abah di tempat yang terbaik, di sisi-Mu.
:')

071114

-NisrinaNaflah-

9 Januari 2014

Aku Juga Ingin

Salam.. sabar, syukur, ikhlas selalu... belajar belajar belajar...

Hey, postingan kali ini singkat saja..

Tentang sebuah keinginan, salah satu keinginan dari ratusan keinginan yang ada. Kelak, aku ingin menjadi ibunda yang luar biasa seperti mamah yang selalu masak buat suami dan anak2nya, sesibuk apapun beliau. Salah satu hal yang kukagumi dari sekian ribu hal yg kukagumi. Hal sederhana yang sangat berarti, yang membuat abah bilang, "Rin, kita beruntung punya mamah kayak mamah. Abah merasa beruntung dan bersyukur banar sama Allah," beberapa minggu sebelum kepergian beliau.

Yeah, aku juga ingin seperti itu kelak. Menjadi ibunda yang luar biasa.

:)

-Nisrina Naflah-

26 Desember 2013

Dua Bebek

Alhamdulillaah, alhamdulillaah, alhamdulillaah.
Masih berusaha untuk jadi pribadi yang senantiasa sabar, syukur, dan ikhlas, chayooo!!!

Hey, postingan kali ini sebenarnya telat sih. Mau ngebahas tentang dua bebek. Alkisah, ada segerombolan bebek yang hidup bahagia. Mereka memiliki tempat bermain yang sama, di sebuah kali yang terletak di tengah hutan yang penuh dengan semak belukar yang indah. Segerombolan bebek itu sering sekali bermain di sana bersama-sama. Ber-kwek-kwek dengan riangnya, tentu saja mereka selalu berjalan maupun berenang secara rombongan, bebek jantan dengan bebek jantan, bebek betina dengan bebek betina. Mereka nggak pernah campur baur, soalnya bukan muhrim katanya, hhaha. Di antara banyaknya gerombolan bebek itu, ternyata diam-diam ada yang saling jatuh cinta, tapi mereka hanya diam dan menutupinya. Kata ustadz dan ustadzah bebek, mereka harus diam dan banyak-banyak berpuasa, hhaha. Dua bebek itu pun bertingkah seolah tak ada apa-apa, padahal dalam hati siapa yang tahu? Hanya Sang Pencipta mereka saja yang tahu dan Maha Tahu. Hingga akhirnya kedua bebek itu sudah mulai dapat menjaga hati mereka masing-masing. Tiba-tiba, datang banjir badang saat gerombolan bebek sedang asyik bermain. Hal itu dapat dipastikan terjadi karena penebangan liar yang dilakukan orang-orang kota yang tidak bertanggung jawab di hutan itu. Seenak jidatnya meraup keuntungan dari bumi tanpa muka berdosa. Hey, lihatlah bebek-bebek itu hanyut terbawa arus banjir badang yang sangat besar. Siapa sangka, aliran arusnya membawa mereka ke sungai di sebuah desa. Dan siapa sangka dua bebek itu diselamatkan oleh seorang anak kecil dari desa tersebut. Mereka dirawat dan dipelihara dengan baik.
"Hey, ternyata ini bebek jantan dan betina," ucap si anak tersebut.
"Oh, benar. Kita kawinkan saja, biar bertelur banyak dan kita kembangbiakkan. Sebagian telurnya bisa kita jual ke kota," kakaknya mengajukan sebuah ide.
"Hahaha, iya ya Kak. Pasti anaknya lucu-lucu," sang adik tertawa membayangkan.
Happily ever after, dua bebek itu akhirnya menikah, memiliki banyak telur, dan memiliki banyak anak-anak. Mereka pun bahagia, dunia-akhirat. -TAMAT-
Bwahahahahahahahahahahahahahahaahahahahahaha.

Percaya kalo postingan kali ini tentang cerita dongeng di atas? Hhahaha. BUKAN! Cerita di atas muncul gitu aja pas mau nulis kalimat pembuka postingan kali ini, anggap saja itu adalah "sudut pandang istimewa" seperti yang dibilang Bang Tere Liye. Iseng doang, hhahahaha. Tapi bisa diambil pelajaran tuh, kalo menikah berlandaskan cinta karena Allah itu solusi buat bahagia dunia akhirat (nah lo, mulai lagi kan... Gejolak kepala 2), hhaha.

Well, kita masuk ke topik yang sesungguhnya. Jadi, kali ini aku ngambil judul "DUA BEBEK" itu sebenarnya mau ngasih gambaran tentang, hmmmm, kok rada berat ya bilangnya? Hahahaha. Ya, maksudnya ngasih gambaran tentang usiaku sekarang yang serupa dengan DUA BEBEK aliah 22 tahun! Tua bener yak? Hhahaha. Alhamdulillaah. Banyak banget sih yang dirasain di 20 Desember tahun ini. Ini adalah 20 Desemberku yang kedua tanpa abah, tentu rasanya ada yang kurang. Hey Babeh, anak perempuanmu yang unik ini sudah 22 tahun loh! Hehehe.

Ini foto bareng abah di Kotabaru waktu usiaku genap1 tahun (20-12-1992)

Hal yang beda lagi adalah kondisi kai (ayah dari mamah.red) yang agak berbeda dari 20 Desember tahun sebelumnya. Tahun lalu kai masih sehat, belum kena semacam Alzheimer gitu, bahkan tahun lalu aku masih foto-foto sama beliau, noh fotonya:
Nah, ini foto bareng kai waktu umur 21 tahun (20-12-2012)

Dua hal itu yang rada bikin sedih sih, tapi selain 2 hal itu, aku sangat amat bersyukur atas segala nikmat yang udah Allah kesih ke aku dengan cuma-cuma. Hey, aku masih dikasih umur panjang, masih dikasih nikmat iman, Islam, dan ihsan, diberi indahnya rasa sabar, syukur, dan ikhlas, diizinkan melewati 20 Desember 2013 kali ini sama mamah, Fajar, Adie, keluarga, dan sahabat-sahabat. Kalo ditulis di sini juga gak bakalan bisa menulis nikmat dari Allah yang aku rasain.

Umur dua bebek ini bisa dibilang usia yang dewasa, jadi harusnya gak boleh kayak anak kecil lagi, pecicilan, grasak-grusuk gak karuan, teriak ngakak sana-sini, sombong, takabur, iri, dengki, sotoy, egois, nyakitin hati orang lain, suka telat, suka cari-cari alasan, suka ngeluh, suka ngerendahin diri sendiri, suka ngambek, dan banyak lagi yang lain. Waduh, banyak banget ya yang harus diubah (tuh kan, baru dibilangin, udah ngeluh lagi), hhaha. Dicoba ya, diusahain, diupayain, sedikit demi sedikit, terus memperbaiki diri, jadi hamba-Nya yang luar biasa, yuhuuuu.

Okeh, 20 Desember selalu jadi hari istimewa, karena apa? Banyak sekali bercucuran doa-doa dari semuanya. Dan aku ini orang yang paling suka kalo dapat doa dari orang lain, soalnya aku sendiri banyak dosa (you know what I mean). Lebih-lebih kalo doa'nya itu dipanjatkan diam-diam dalam hati seseorang, tanpa diketahui sedikitpun, soalnya kan hadits bilang kalo“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu." Cihuy banget kan yaaa.

Berhubung usia 2 bebek ini bisa dibilang usia yang langka (kalo usia 1 bebek, aku belum bisa posting di blogger, kalo usia 3 bebek mungkin gak nyampe kali yah, wallahu a'lam jika Allah yang berkehendak), jadi postingan kali ini akan menampilkan serba-serbi di usia 2 bebekku.

Yang Pertama, bersama mamah-Fajar-Adie. Kita jalan-jalan ke Banjarmasin, nyari sesuatu dan akhirnya dapat! Yeyeyeyeyey, Alhamdulillaah senang. Walaupun rada gimana gitu, tabungan yang rencananya buat nikah 2015 ntar (hahahaha) ludes seketika, yeah harus nabung lagi, go go go! Gara-gara akunya juga yang gak sabaran kemaren-kemaren, kena tipu, ludes deh tabungan. Huks, tapi gapapa, penuh pelajaran! Setelah keliling-keliling kita makan di DM, yang aneh itu si Fajar, dia gak mau mesen apa-apa (biasa lah, takut BBnya naik kali), padahal aku yang traktir loh. Yaudah akhirnya aku pesenin aja makanan yang rada ringan gitu, ujung-ujungnya dimakan juga sama dia, hhaha.

Fajar si Ceking, gak mau makan apa-apa,ckckck

Mamah sengaja foto candid gitu, hhaha. Cantik kok, mah! :*

Adie si cakep aku foto tiba-tiba, jadi gini, hhaha.
Terus kami jalan-jalan bentar, pas lagi nunggui mamah lihat-lihat baju di Shafira, tiba-tiba aku denger pengumuman, "Perhatian, panggilan kepada Rina Purnama Sari, ditunggu kawannya di depan Pizza Hut." Awalnya aku nggak ngeh, pas panggilan kedua aku mulai heran, kenapa namanya sama persis ya sama namaku? Aneh juga, ngapain diumumin segala, kalo itu beneran aku yang dipanggil ya tinggal nelpon/sms aku aja kan? Aku sama sekali gak keGRan. Pas mamah yang denger pengumuman itu, mamah langsung nyuruh aku ngecek dulu ke sana, kali aja beneran aku si Rina Purnama Sari yang dimaksud. Lha, aku bilang aja ke mamah, gak mungkin itu aku, siapa juga yang manggil-manggil aku via mba2 pengumuman itu, lagian nama Rina Purnama Sari itu BEJIBUN di Indonesia, cek aja di facebook atau twitter, banyak banget yang namanya Rina Purnama Sari (hikssss, pasaran). Yaudah, akhirnya kami turun dan nyampe di lt. 1 mamah nyuruh ngecek dulu ke depan Pizza Hut, dan hasilnya? Nihil, gak ada tuh tanda-tanda ada temenku. "Tuh kan mah, bukan Rina." Hahahaha. Untung aku gak keGRan. Mamah masih ngajakin lihat-lihat baju di Ranti lantai dasar. Belum berapa menit di Ranti,tiba-tiba Ditonk nelpon, nanyain lagi dimana. Terus nyuruh aku gak kemana-mana dulu, soalnya mau ngebalikin botol minum aku yang ketinggalan di kampus. Okedeh, kami nunggu di Ranti. Gak berapa lama, tiba-tiba aku lihat Detty sama Yeni lari2, terus masuk ke Ranti sambil pura-pura gak sengaja ketemu aku, hhahahahahaa. Asli muka Detty waktu itu polos banget sambil bilang, "Eh, ada Rinaaaa." Bwahahahahahaha, aku langsung keluar dan bilang "aku udah lihat kok, gak usah pura2 gitu deh Det, muka kamu gak pas aktingnya, hhahaha" Yeni langsung mukulin Detty, lucu. hhaha. Terus tiba-tiba dari arah belakangku datang 2 bidadari bumi (eaaaaaaa, hahahah) si Ditonk sama Nyid bawa cake sama kado. Ahahaha. Terharunyaaa, dan ternyata yang bikin pengumuman tadi itu mereka! Dan ternyata lagi, pengumumannya juga mereka bikin di Solaria dan Gramedia, oh noooo, betapa terkenalnya aku hari itu di DM, ckckckck. Luar biasa ya 4 cewek cantik itu. :')

Ini difoto sama Fajar, sebenarnya 4 kali foto, tapi gak ada hitungannya, jadi 4 foto sama semua gayanya, hiks.  Dari kiri-kanan: Yeni-Ditonk-Mamah-aku-Nyid-Detty. Makasih ya cantik2 kesayanganku. :*
Kue yang ganjil sekali, sejak kapan mereka mau nulis Rina Cantik, ini keajaibaan!

Kejutan belum berakhir di DM, ada yang lebih bikin terharu. Nyampe rumah ternyata di kolong pintu sudah ada kertas yang bertulisan ini:

Ternyata mereka ke rumah pas aku udah pergi ke Bjm, kasihan jauh-jauh dari Bjm ke Bjb, akunya malah gak ada. Maaf yaaa sobat, terima kasih banyak atas 20 Desember 2013nya. :')


Yang Kedua, special greeting cards from my great friends! Ada yang so sweet, ada yang gokil, ada yang gelo, ada yang minta ditabok, ada yang gosip, ahahaha~ But, I love all of them! Really lovely! :')

Ini greeting card pertama yang aku dapat, dari Ditonk sayong, hhaha. Unyu banget doanya, "segera dapat pangeran duani akherat" AAMIIN YAA RABB! :D :D :D Terus apa itu "RINA si Purnama kami yg selalu bersinar walau tertutup kabut malam sekalipun"??? Puitissssss banget, ahahaha. Makasih sahabat sabuuun. :D
Ini dari Piecan alias Epie. So sweet banget ah Epie, theme'nya Eeyore yang aku suka, terus doanya berkaitan sama beberapa poin dari 100 mimpi yang aku bikin, makasih Piecan cantik!
Ini juga dari Piecan. Sama kaya yang sebelumnya, gaya greeting cardnya lembut banget, persis sama orangnya. Mana aku didoain supaya lembut lagi, aaaaah Epie bikin malu aje, hhahaha *ups harus kalem... :)
Nah ini dia greeting card yang gosip banget yaaakkk. Hahaha. Siapa lagi yang bikin kalo bukan Vincan! Ini dari Vina yang ngaku2 kalo Royyan itu anak pertamaku. Ah, kapan nikahnya coba? Tiba-tiba punya anak segede itu, hhaha. Umi Royyan (dr. Siti Wasilah.red) sampai2 heran lihatnya. Aduh, belum izin sama uminya, foto anaknya jadi artis sehari, ckckck. Makasih Vinaaa yang luar biasa :D

Kalo ini bisa ditebak dari siapa, noh liat aja foto kanan bawah, si sobat yang gokil gila gak ada habisnya, yang selalu ketawa bareng kalo ingat segalanya, hhahaha. Kingkin!!! Reaksi aku pas liat ini+baca ucapannya: KETAWA+NANGIS TERHARU! Hhaha. Coba lihat muka eke di sini, yaa Allah cetar banget kan yakkk. Emang si Kingkin kocaknya gak pernah mati sih ya. Makasih banyak Kingkin sayang :*
Nah kalo ini MINTA DITABOK, seriusan. Eh, kenapa bisa si Yusro ini dapat foto hidung vacuum cleanerku itu? Haaaaaah? "Ingat umur udah 22" katanya??? dia sendiri udah 22 tahun 10 hari pas aku genap 22 tahun, ahahahaha. Ini juga bikin ngakak+terharu. Gak nyangka si Unyil yang ahli PSDM ini bikinin greeting card gelo, tapi aku suka banget. Mana backgroundnya kebun bunga matahari lagi. Aaaaaaaa, lovely banget, makasih Yusro sobat 15 tahunkuuu! :D

Rhiesay itu panggilan khusus dari Ghea buat aku, aku pun manggil dia Ghesay. Sahabatku yang manis ini jiwanya juga manis. Aaaaaaaah jadi kangen bareng-bareng Ghea lagi. Ghea yang pernah bilang "Ih lucunya kucingnyaaa, coklat.." dari jauh, ternyata yang dia bilang kucing lucu itu cuman daun kering! Hahahahahaha. Dia waktu itu gak pake kacamata soalnya, hahahha. Ghea Ghea... Makasih banyak Ghesaykuuuu! :D
Greeting card kedua dari Vina, my bestest partner! Entah berapa kompetisi ataupun kegiatan yang bikin kami jadi partner'an. Greeting card ini bikin terharu+kalang kabut. Kalang kabut? Yap, aku merasa kartuku terbuka dengan selebar-lebarnya, ckckck. Semoga gak ada yang sadar ataupun curiga, hhahaha. Makasih Vincaaan :*

Kalo ini dari si cantik Idama. Co cwiiiit banget yaaaa, foto2 waktu SMA pas kami selalu ber4 sama Ghea dan Ara. Hey, kangeeeeeen bangeeeeeet! Btw, itu foto yang tengah rasa-rasanya foto pas aku jadi pembahas di sidang KTI 2 kelompok Dama, hhaha, sok rajin baca buku, padahal itu NOVEL TERE LIYE! hhaha. Makasih Dama sayang, love bgt dah :*

Dan yang terakhir, aaaaawwww cetar membahana badai bgt dah, dari Lia'nya Reno yang tahu banget apa yang aku suka. Bunga matahari dan Toto (gubrak!), hhaha. Syoook lihat greeting card ini, kenapa foto bareng Toto dimasukkin, plus doanya juga, yaa Rabbi. Hahahaha. Lucu banget, so sweet juga. Keren deh, makasih Lia sayang muah!

Yang Ketiga, kado dari ceman-ceman tercincaaa, hwohoho.. Alhamdulillah, dapat benda-benda yang aku perluin, rata-rata serba hijau/kuning, dan bermanfaat insya allah. :')
Pencil case lucu dari sahabat kosabra, Kingkin. Dengan gantungan kunci yang merangkap jadi kartu ucapan, aaaahhh suka banget. Alhamdulillaah dapat kotak pensil buat koas ntar, yeayyy. Maaciiih Kingkin sayang~
Kalo ini mug lucu dari Lia, lucu banget. Warnanya hijau dan ada gambar kucingnya, 2 hal yang aku suka. Dan yang gak kalah pentingnya, kartu ucapannya bunga matahari, yeayyyy. Asyik, dapat gelas baru buat di kos. Makasih pasangan serasi Lia-Reno..

Ini dari dede Nyecan, mukena yang aku suka banget warnanya :') Nyunye ngasihnya tanggal 19 Desember loh, so sweet banget kan yaaa. Maacih Nyecan! :*
Tas yang pengen aku beli! Suka pake banget! Dari Ditonk unyu. Coba lihat, aku juga dikasih buku "Menikah untuk Bahagia", pas buka kado ini mamah sempat heran lantas ketawa. Ada-ada aja, kok buku menikah, kata mamah, hhaha. Wajar, mah. 2015 sebentar lagi loh, hhahaha. Maacih Ditonk! :*
Aaaaaa Ameliaaaa, buku penutup serial anak mamak Tere Liye, buku yang tertunda aku beli karena budgetnya dipake buat keperluan lain, padahal ngebet banget pengen beli. Ternyata dikasih Yeni, aaaaa seneng woy. Love bgt oi. Maacih Yencan! :*
Ayooo tebak ini dari siapa, gak ada kartu ucapannya, hhaha. Lihat, kadonya perpaduan warna kesukaanku, hijau-kuning. Ini dari sobat Chinaku, si Bernadet medhok yang rupawan, hhaa. Ini botol minum yang selalu kulirik dulu, ternyata dijadiin kado dari Nadet. Hand sanitizer minionnya juga lucu, sukaaa. Maacih Nadet! :*
Buku luar biasa dari Nyid si baik hati, keren bukunya! Ada menara eiffelnya... Aaaa, insya Allah bermanfaat, secepatnya akan dibaca. Maacih Nyidcan! :*
Serba hijau dari si cantik Naisya. Jamnya cute banget, dengan jarum warna kuning, dan angkanya warna putih. Pas banget perpaduan warna kesukaanku hijau-kuning-putih. Plus botol minum hijau yang lucu. Sukaaa banget, Maacih Naycan! :*
Aaaaaaaa ini kado terlebar, photo frame ukuran 20x30 dengan gambaran keren, ada siluet akunya di tengah! Dari Ghea yang nitipin kadonya lewat Ditonk. Cool deh pokoknya, suka!!! Maacih Ghesay! :*
Ini dari Vina, hiks. Terharu dikasih tensimeter pegas, buat koas ntar. Manfaat banget insya Allah. Terharu juga pas baca kartu ucapannya. Jadi pengen meluk jarak jauh deh. :') eits, ada rahasia dibalik tanda love yang sengaja aku buat di foto ini, hahahaha. Rahasia tentang 'hati' Vina, penasaran gak? hhaha. Maacih Vincan! :*
Kado luar biasa dari Epie, dua buah buku tebal kumpulan hadits shahih, A;-Lu'lu wal Marjan. Gak nyangka dikasih buku ini sama Epie, awalnya gara-gara status facebook aku tentang "menjadi ibunda yang luar biasa kelak" yang dikomen sama seseorang yang cukup nyelekit sih ya. Tapi ada hikmahnya juga, jadi dapat buku ini hhahaha. Semoga secepatnya bisa baca bukunya sampe habis, manfaat, aamiin. Maacih Piecan! :*

Well, demikian serba-serbi dua bebek di 20 Desember 2013 ini. Terima kasih yaa Rabb atas hidupku yang luar biasa berkesan ini, entah sampai di tahun keberapa aku merasakannya, entah bersama siapa melewatinya, dan entah dengan hal seperti apa mengisinya. Semoga sampai tahun dimana aku memiliki anak-cucu, semoga bersama orang-orang yang mencintai-Mu, dan semoga dengan hal-hal bermanfaat yang menjadikanku hamba-Mu selalu. Semoga senantiasa dapat memperbaiki diri, lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi. Aamiin yaa Rabb.

nb: postingan ini semata-mata menunjukkan betapa bahagianya seorang Nisrina Naflah di usia dua bebeknya sekarang, tak kurang dan tak lebih :)

-Nisrina Naflah-