Tampilkan postingan dengan label abstrak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label abstrak. Tampilkan semua postingan
15 November 2013
7 November 2013
Tiba-tiba...
Tiba-tiba tersentak.
Tiba-tiba tersadarkan.
Tiba-tiba mengerti.
Bukankah ini salah satu bentuk pengabulan doaku dari Allah swt.
Dan memang seperti inilah seharusnya.
Nantikan di batas waktu.
:')
-Nisrina Naflah-
Tiba-tiba tersadarkan.
Tiba-tiba mengerti.
Bukankah ini salah satu bentuk pengabulan doaku dari Allah swt.
Dan memang seperti inilah seharusnya.
Nantikan di batas waktu.
:')
-Nisrina Naflah-
Label:
abstrak,
coret2 gak karuan,
kehidupan
4 November 2013
Untitled 9
Orang-orang
yang merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaannya, takut sekali
berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri hingga waktu
memberikan kabar baik, boleh jadi doa-doanya menguntai tangga yang indah
hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi
diganti yang lebih baik.
--Tere Liye
10 Oktober 2013
Apa Adanya?
Bersabar yuk... Bersyukur yuk... Ikhlas yuk... (ngingetin diri sendiri)
Hmm, membahas tentang apa adanya, apakah ada yang seumur
hidupnya bisa berlaku apa adanya, tanpa menyembunyikan atau menahan sesuatu,
pure apa adanya? Mustahil. Kenapa? Karena pada beberapa momen dalam kehidupan,
kita memang harus tidak selalu apa adanya. Ada banyak hal yang harus
disembunyikan untuk kebaikan. Ada beberapa hal yang harus ditahan untuk
kemuliaan. Jadi, kalo menurutku sih gak ada yang bisa pure apa adanya.
Tanpa kita sadari, biasanya hal yang apa adanya itu bisa
keluar dengan sendirinya tanpa komando, tanpa mikir terlebih dahulu, tanpa
basa-basi. Spontan tercetuskan, spontan tergambarkan, spontan tertangkap mata
orang sekitar. Keluar begitu saja dari hati. Susahnya kalau hal yang spontan
terungkapkan itu adalah hal yang seharusnya disembunyikan/ditahan. Hey, itu
parah! Tapi ya gimana lagi, terkadang apa adanya itu keluar dengan sendirinya dari
hati, bahkan di momen yang seharusnya mampu menahan ke-apaada-an itu dalam
hati.
Puyeng bacanya? Yeee sama, ane juga puyeng mikir, nulis,
plus bacanya. Hahaha.
Intinya, lebih belajar menahan diri aja.
Karena pada beberapa momen dalam kehidupan, kita memang
harus tidak selalu apa adanya.
Karena dalam beberapa hal, kita memang harus tidak selalu
apa adanya.
Untuk kebaikan, untuk kemuliaan.
-Nisrina Naflah-
Label:
abstrak,
coret2 gak karuan,
gaje,
kehidupan
4 Oktober 2013
Untitled 8
aaaaaaaaaaaaaaaaaaa...
Yaa Allaah, kuatkan hamba-Mu yang lemah ini Yaa Allaah...
Selemah-lemahnya hamba yang tiada memiliki kekuatan melainkan kekuatan yang bersumber dari-Mu...
Sungguh, kuatkan hati ini Yaa Rabbi...
Lemah, selemah-lemahnya...
:'(
-Nisrina Naflah-
Yaa Allaah, kuatkan hamba-Mu yang lemah ini Yaa Allaah...
Selemah-lemahnya hamba yang tiada memiliki kekuatan melainkan kekuatan yang bersumber dari-Mu...
Sungguh, kuatkan hati ini Yaa Rabbi...
Lemah, selemah-lemahnya...
:'(
-Nisrina Naflah-
Label:
abstrak,
coret2 gak karuan,
gaje,
kehidupan,
Sedih Euy
22 September 2013
Genjreng-genjreng Menjadi Diriku
Hey Hey Hey, adeku yang gede baru aja nambah umur, si Fajar sekarang udah 17 tahun, dan dia beli gitar. Aku ikutan seneng, soalnya gitarku udah gaje entah berantah, susah ditekan senarnya, udah lama juga belinya pas naik kelas 3 SMP pake uang hadiah juara 3 lomba siswa teladan tingkat Kal-Sel dulu, kira-kira udah 7 tahun yang lalu. Jadi ingat, dulu itu beli gitar gara2 waktu kelas 2 SMP semester 2 di pelajaran kesenian ada tugas main musik. Terus temenku cewek, namanya Tuti, main musiknya pake gitar, keren banget. Terus aku minta ajarin dia. Akhirnya bisa-bisa dikit lah ya kunci2 yang simpel. Terus di penghujung semester 2 aku ikut lomba siswa teladan yang pastinya harus nampilin kesenian+keterampilan juga. Aku nampilin tari khas Banjar sama keterampilan bikin anyaman rotan. Nah, temenku yang cowok nampilin keseniannya nyanyi+main gitar, namanya Arif kodok, aduh jadi kangen nih sama Arif, sekarang dia di FKUB, udah jadi co-ass, soalnya dia ngambil aksel pas SMA. Kami sama2 berhasil di tingkat kota, terus mewakili Banjarbaru buat siswa teladan tingkat Kal-Sel, dan sama-sama dapat juara 3, kompak banget kan, hhaha. Nah, selama karantina siswa teladan Kal-Sel itu aku ngebet banget pengen beli gitar, soalnya Arif megang gitar terus, genjreng2 sambil nyanyi, hhaaaaaaaaaa mauuuu jugaaaa bisa main gitaaaaaar. Alhasil, setelah lomba selesai dan dapat duit, aku langsung beli gitar. Dulu itu hampir tiap malam gitarnya dibawa tidur, terus jari tangan kiri bengkak-bengkak gak karuan. Hhahaha. Lucu banget ngenang masa2 polos dulu. Beberapa tahun terakhir udah jarang banget megang gitar. Jadi, pas Fajar beli gitar baru, aku jadi suka genjreng2 lagi nih, soalnya gitarnya masih enak. Dan ini dia chord lagu kesukaankuuuu. Menjadi Diriku by EdCoustic. :)
Intro: G
G
Tak seperti bintang di langit
Bm
Tak seperti indah pelangi
C
Karena diriku bukanlah mereka
D
Ku apa adanya
G
Wajahku kan memang begini
Bm
Sikapku jelas tak sempurna
C
Ku akui ku bukanlah mereka
D
Ku apa adanya
*)
Em Bm
Menjadi diriku
C G
Dengan segala kekurangan
Em Bm
Menjadi diriku
C D
Atas kelebihanku……
G D
Terimalah aku
Em Bm
Seperti apa adanya
C G
Aku hanya insan biasa
Am D
Ku pun tak sempurna
G D
Tetap ku bangga
Em Bm
Atas apa yang ku punya
C G
Setiap waktu ku nikmati
Am D G
Anugerah hidup yang ku miliki
Gaje banget ni postingannya, sebenarnya pengen posting tentang gitar baru Fajar dan chord Menjadi Diriku aja sih, tapi sekalian ngingat2 memori dulu lah. Terkadang mengingat momen2 yang udah lewat itu bisa membuat kita tambah mensyukuri hidup, ternyata perjalanan hidup tiap orang itu pada luar biasa semua loh, Allah swt memang sutradara terbaik dan terdahsyat dalam hidup ini. *Tu kan, mulai gak nyambung lagi* hhaha.
-Nisrina Naflah-
Intro: G
G
Tak seperti bintang di langit
Bm
Tak seperti indah pelangi
C
Karena diriku bukanlah mereka
D
Ku apa adanya
G
Wajahku kan memang begini
Bm
Sikapku jelas tak sempurna
C
Ku akui ku bukanlah mereka
D
Ku apa adanya
*)
Em Bm
Menjadi diriku
C G
Dengan segala kekurangan
Em Bm
Menjadi diriku
C D
Atas kelebihanku……
G D
Terimalah aku
Em Bm
Seperti apa adanya
C G
Aku hanya insan biasa
Am D
Ku pun tak sempurna
G D
Tetap ku bangga
Em Bm
Atas apa yang ku punya
C G
Setiap waktu ku nikmati
Am D G
Anugerah hidup yang ku miliki
Gaje banget ni postingannya, sebenarnya pengen posting tentang gitar baru Fajar dan chord Menjadi Diriku aja sih, tapi sekalian ngingat2 memori dulu lah. Terkadang mengingat momen2 yang udah lewat itu bisa membuat kita tambah mensyukuri hidup, ternyata perjalanan hidup tiap orang itu pada luar biasa semua loh, Allah swt memang sutradara terbaik dan terdahsyat dalam hidup ini. *Tu kan, mulai gak nyambung lagi* hhaha.
-Nisrina Naflah-
Label:
abstrak,
happy,
kehidupan,
kenangan,
pengalaman cihuyyy
Sebenarnya...
Sebenarnya...
Saya cuma mau bilang, saya hampir menyerah, dan kemungkinan besar akan menyerah.
Lebih memilih keluar dan pergi dari permainan ini, karena saya sudah tahu kuncinya.
Ya, saya mungkin sudah dapat menerka-nerka bagaimana akhirnya.
Jadi, daripada saya bertahan dalam permainan ini, lebih baik saya pergi.
Karena kunci-kunci itu mulai menampakkan wujudnya.
Dan saya amat sangat mengerti.
:)
-Nisrina Naflah-
Saya cuma mau bilang, saya hampir menyerah, dan kemungkinan besar akan menyerah.
Lebih memilih keluar dan pergi dari permainan ini, karena saya sudah tahu kuncinya.
Ya, saya mungkin sudah dapat menerka-nerka bagaimana akhirnya.
Jadi, daripada saya bertahan dalam permainan ini, lebih baik saya pergi.
Karena kunci-kunci itu mulai menampakkan wujudnya.
Dan saya amat sangat mengerti.
:)
![]() |
| YES!!! |
Label:
abstrak,
coret2 gak karuan,
gaje,
kehidupan
4 September 2013
Bermimpi, bermimpi, bermimpi, dan wujudkan...
Sebentar lagi bakalan keluar dari zona nyaman, masuk ke zona petualangan hidup yang kadang gak nyaman dan aman, tapi seru hhaha. Yeay, sebentar lagi masuk semester 7, gak kerasa udah 3 tahun kuliah, dan sekarang udah punya adek tingkat 3 angkatan, berasa tua banget. Sebenarnya kalo disuruh milih aku lebih suka berada di zona nyaman, bisa lepas dari beban, ngumpul sama mamah+ade2 yang ganteng, nongkrong di kamar kesayangan (yang walaupun sempit tetap akan selalu jadi tempat ternyaman), ngumpul sama temen2 lama yang gak berkurang keseruannya (ini salah satu hal yang kunantikan di setiap liburan semester), dan seabrek hal lainnya yang mengindikasikan ini zona nyaman!
Tapi zona petualangan hidup (aku milih istilah ini karena ya memang zona ini seperti petualangan) juga gak kalah seru, saat-saat dimana proses kehidupan akan bergulir, mengumpulkah hikmah demi hikmah dari rentetan peristiwa yang mendewasakan, menyusun langkah demi langkah dalam pencapaian mimpi, bergerak dan menciptakan pembuktian. Seru dan terkadang me'lelah'kan. Lelah hati dan pikiran mungkin, karena di luar sana banyak sekali hal-hal yang emmm mungkin bisa dibilang 'menyadarkan' diri (ini benar-benar abstrak, hanya aku dan Allah yang tahu maksudnya. Huft).
Terlepas dari itu, aku bersyukur banget dalam semester 6 ini cukup banyak mimpi2 yang kutulis di proposal kehidupan yang terwujud. Salah satunya proposal PKM yang didanai. Hey, berkali-kali aku mencoba mengirimkan proposal PKM di setiap semester, sejak semester 1, akhirnya baru semester 6 ini proposal PKMnya diterima & didanai, dua sekaligus. PKM-P dan PKM-GT, seneng banget. Sesuai target di proposal kehidupanku, walaupun agak sedikit kecewa karena gak bisa masuk PIMNAS (sedih luar biasa nih). Sebenarnya aku sdah hampir nyerah dan males bgt ngirim PKM setelah 4 semester berturut2 gak pernah diterima. Tapi gak tau kenapa, mikirnya ya masih ada kesempatan kenapa gak dicoba aja. Jadi semester 5 ngirim PKM-P, semester 6 ngirim PKM-GT, alhamdulillah didanai masing-masing Rp 10.800.000,00 sama Rp 3.000.000,00, lumayan. Dana PKM-P habis ludes buat penelitiannya, padahal udah ngiler dapat duit yaa minimal 2juta/orang lah, ternyata habis buat tikus doang, hhaha. Dan rezeki kembali datang lewat PKM-GT, sekali lagi lumayan lah. Yang bikin geregetan itu PIMNASnya di Lombok! PIMNAS dan PERGI KE LOMBOK GRATIS itu termasuk dalam mimpi-mimpi yang kutulis di proposal hidup (waktu semester 1). Dan ternyata gak bisa diwujudkan sekarang, padahal udah dikasih kesempatan sama Allah, kurang usaha+doa mungkin.
Eh, ini kok gak nyambung pembuka sama isi postingannya? Biar sajalah, lagi gaje maksimal memang. Yaa, yang jelas hidup itu petualangan seru penuh mimpi-mimpi di dalamnya yang harus diwujudkan. Penuh masalah-masalah di dalamnya yang harus diselesaikan. Penuh kebahagiaan-kebahagiaan yang harus dibagikan. Semangat untuk zona petualangan hidup berikutnya. Innallaha ma'ana!
Hey my dreams, i wanna reach u as soon as possible! hhaha.
(pagi ini lagi gaje maksimal optimal level tertinggi)
-Nisrina Naflah-
Tapi zona petualangan hidup (aku milih istilah ini karena ya memang zona ini seperti petualangan) juga gak kalah seru, saat-saat dimana proses kehidupan akan bergulir, mengumpulkah hikmah demi hikmah dari rentetan peristiwa yang mendewasakan, menyusun langkah demi langkah dalam pencapaian mimpi, bergerak dan menciptakan pembuktian. Seru dan terkadang me'lelah'kan. Lelah hati dan pikiran mungkin, karena di luar sana banyak sekali hal-hal yang emmm mungkin bisa dibilang 'menyadarkan' diri (ini benar-benar abstrak, hanya aku dan Allah yang tahu maksudnya. Huft).
Terlepas dari itu, aku bersyukur banget dalam semester 6 ini cukup banyak mimpi2 yang kutulis di proposal kehidupan yang terwujud. Salah satunya proposal PKM yang didanai. Hey, berkali-kali aku mencoba mengirimkan proposal PKM di setiap semester, sejak semester 1, akhirnya baru semester 6 ini proposal PKMnya diterima & didanai, dua sekaligus. PKM-P dan PKM-GT, seneng banget. Sesuai target di proposal kehidupanku, walaupun agak sedikit kecewa karena gak bisa masuk PIMNAS (sedih luar biasa nih). Sebenarnya aku sdah hampir nyerah dan males bgt ngirim PKM setelah 4 semester berturut2 gak pernah diterima. Tapi gak tau kenapa, mikirnya ya masih ada kesempatan kenapa gak dicoba aja. Jadi semester 5 ngirim PKM-P, semester 6 ngirim PKM-GT, alhamdulillah didanai masing-masing Rp 10.800.000,00 sama Rp 3.000.000,00, lumayan. Dana PKM-P habis ludes buat penelitiannya, padahal udah ngiler dapat duit yaa minimal 2juta/orang lah, ternyata habis buat tikus doang, hhaha. Dan rezeki kembali datang lewat PKM-GT, sekali lagi lumayan lah. Yang bikin geregetan itu PIMNASnya di Lombok! PIMNAS dan PERGI KE LOMBOK GRATIS itu termasuk dalam mimpi-mimpi yang kutulis di proposal hidup (waktu semester 1). Dan ternyata gak bisa diwujudkan sekarang, padahal udah dikasih kesempatan sama Allah, kurang usaha+doa mungkin.
Eh, ini kok gak nyambung pembuka sama isi postingannya? Biar sajalah, lagi gaje maksimal memang. Yaa, yang jelas hidup itu petualangan seru penuh mimpi-mimpi di dalamnya yang harus diwujudkan. Penuh masalah-masalah di dalamnya yang harus diselesaikan. Penuh kebahagiaan-kebahagiaan yang harus dibagikan. Semangat untuk zona petualangan hidup berikutnya. Innallaha ma'ana!
Hey my dreams, i wanna reach u as soon as possible! hhaha.
(pagi ini lagi gaje maksimal optimal level tertinggi)
-Nisrina Naflah-
Label:
abstrak,
Alhamdulillah,
berbagi pengalaman,
Curahan Hati,
kehidupan,
semangat
Untitled 7
Sedih ah, gak tau mau nulis dimana lagi. Sedih aja, sedih seperti langit yang sekarang ini lagi mendung plus hujan, kompakan bgt sedihnya.
Kangen juga, gak tau mau bilang dimana lagi. Kangen aja, kangen seperti langit yang saat ini pasti lagi merindukan pelangi, kompakan bgt kangennya.
Uuu yeah. Sedih dan kangen itu letaknya terkadang berdempetan, dapat menular satu sama lain,
-Nisrina Naflah-
Kangen juga, gak tau mau bilang dimana lagi. Kangen aja, kangen seperti langit yang saat ini pasti lagi merindukan pelangi, kompakan bgt kangennya.
Uuu yeah. Sedih dan kangen itu letaknya terkadang berdempetan, dapat menular satu sama lain,
-Nisrina Naflah-
Label:
abstrak,
coret2 gak karuan,
Curahan Hati,
kangen,
kehidupan,
Sedih Euy
26 Juni 2013
Penjelasan
Hari ini duduk bersama kawan, berbicara banyak hal, hingga membawa suatu penjelasan yang akhirnya menyadarkan. Ya, memang kita tak perlu repot-repot, terburu-buru mencari penjelasan dari suatu pertanyaan. Karena penjelasan itu akan datang dengan sendirinya, di waktu yang tepat, dengan pemahaman yang baik. Mengajak untuk menelaah, memahami, menerima, dan menyadari.
Sederhana haja, perbincangan terkadang membuka pemahaman kita akan suatu hal.
Sama seperti hari ini.
Dan saatnya untuk satu kata itu, tak bisa lagi dipungkiri.
*hingga akhirnya hari ini aku memutuskan untuk pulang saja ke Banjarbaru, beruzlah seperti Juni-Juli tahun sebelumnya, memang selalu demikian*
-Nisrina Naflah-
Sederhana haja, perbincangan terkadang membuka pemahaman kita akan suatu hal.
Sama seperti hari ini.
Dan saatnya untuk satu kata itu, tak bisa lagi dipungkiri.
*hingga akhirnya hari ini aku memutuskan untuk pulang saja ke Banjarbaru, beruzlah seperti Juni-Juli tahun sebelumnya, memang selalu demikian*
-Nisrina Naflah-
Label:
abstrak,
berbagi pengalaman,
kehidupan
Langganan:
Postingan (Atom)


