13 Mei 2013

Lagi-lagi, Petunjuk dari-Nya...

Alhamdulillah, aku merasa menjadi hamba-Nya yang paling beruntung. Atas segala nikmat yang dilimpahkan-Nya, rahmat yang dibagi secara cuma-cuma, rezeki dalam segala bentuk, dan semuanya yang luar biasa.

Aku selalu merasa Allah memberikan petunjuk setiap aku salah melangkah, salah menduga, salah mempersepsikan sesuatu, dan sebagainya. Walaupun terkadang terlambat menyadarinya. Tapi, itu pun sudah lebih dari cukup untuk menyadarkan, seperti tertampar lembut.

Dan lagi-lagi, petunjuk itu datang saat kelemahan ini semakin mencuat. Sungguh, aku ingin kuat karena kekuatan-Nya. Aku ingin dijaga, karena aku lemah. Aku ingin diarahkan, karena aku senantiasa khilaf.

Segala sesuatu yang tampak baik di mata kita, belum tentu baik di mata-Nya.
Dan semua yang tampak buruk di benak kita, mungkin saja yang terbaik bagi-Nya.
Jangan terlalu cepat menarik kesimpulan, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi nanti, bahkan di detik selanjutnya. Mungkin saja semua berubah dari yang diduga, lagipula Allah Maha Membolak-balikan hati hamba-Nya. Lantas, berharaplah petunjuk dari-Nya. Hanya dari Allah, Sang Penguasa Kehidupan.

:)

-Nisrina Naflah-

25 Januari 2013

Tidak Pernah

"Aku tidak pernah seantusias dan selalu seantusias seperti ini ketika membuka lembar demi lembar penunjuk kabar. Entahlah, semua tampak luar biasa. Mencetuskan suatu spirit yang aku sendiri tidak mengerti sumbernya darimana. Rasa meledak dan kegembiraan yang membuncah, tanpa alasan. Walaupun banyak duri-duri yang telah dan siap menusuk, memecah gelembung-gelembung kebahagian, suasana hati ini tetap demikian. Meluap seakan mengalami euforia tertinggi. Gaduh yang indah. Getaran yang kurindukan. Setidaknya, aku akan selalu seperti ini, hingga jawaban pasti itu datang. Jawaban atas doa dan janji yang kulantunkan, merdu, memecah keheningan."

-Nisrina Naflah-

15 Januari 2013

Untitled 6

Hari ini aku tertidur usai adzan Isya, seakan lemah. Padahal seharian aku gak melakukan hal-hal yang bikin cape. Aku cuma ke Bank tadi pagi jam 10 dan pulang jam 11. Oh ya, sorenya nyuci-nyuci sampai 3 kali. Cape? Gak sih, mungkin lebih tepatnya suntuk. Bukan, lebih tepatnya lagi uring-uringan. Aku pikir begitu, tapi setelah terbangun jam setengah 10 ini, aku kayak orang kebingungan. Sungguh, aku merasa seperti ada suara taxi, kemudian bunyi pagar rumah dibuka, dan ketukan pintu dengan salam yang bijak. Ya, seperti itulah suasana saat abah pulang dari setiap dinasnya ke luar kota/pulau dulu. Dulu, sebelum Allah memanggilnya. Ya, saat terbangun, itu yang kurasakan. Membuat airmata ini meleleh sendiri seperti es krim yang terkena panas matahari. Luluh. Akhirnya aku sadar, kenapa aku seakan lemah. AKU SEDANG MERINDUKANNYA, merindukan abah, sangat merindukannya.

14 November 2012

Tanda Tanya

Kukira baik awalnya
Ternyata hanya tipuan pikiran
Yang melelehkan kepercayaan
Tersadarkan akhirnya
Lantas hendak kemana langkah ini menapak
Terdiam di sudut persimpangan
Antara khayalan dan kenyataan
Antara hangat dan dingin
Antara melaju dan bertahan
Entah yang mana
Masih menjadi tanda tanya...

-Nisrina Naflah-

Gardening... So Lovely... (3)

Selamat Tahun Baru Islam 1434 H !!! Semoga tahun ini bisa lebih luar biasa lagi, amiin :)

Yap yap yap, hari ini aku dapat kejutan yang menyenangkan pas pulang ke Banjarbaru, BUNGA MATAHARI yang kutanam sudah berbunga dan MEKAR!!! Well, emang sudah lama ya aku gak posting tentang perkembangan dari gardeningku. Oke, kali ini aku bakalan ngepos beberapa proses perkembangannya yang sempat terabadikan.

>> Ini pas bunga matahari udah rada gede, kupindahin ke pot2 kecil....




>> Trus karena tambah gede lagi, dipindahin ke polibek...




NB: sebenarnya bagusnya langsung dipindah ke tanah sih, tapi berhubung waktu itu panasnya membabi buta dan jarang banget hujan, jadi kata mamah harus ditanam di pot gede/polibek gede, biar nutrisinya terpenuhi, gitu. Hhaha. Ini ada 2-3 pot yang kena penyakit, entah penyakit apa, daunnya kaya mengerut gitu. Terus mereka dipidahin dari deretan pot yang masih bagus. Kata mamah supaya gak nular. Wah, baru tahu, hhaha.



>> Lama2, tambah subur plus gede. Dan di saat-saat ini belalang daun doyan banget hinggp di daunnya. Bikin geregetan tuh belalang...




>> Trus 1 minggu yang lalu, salah satu dari 10 tanaman bunga matahari yang tumbuh, udah muncul bakal bunganya, yaa Rabb seneng banget lihatnya... Ini yang muncul bakal bunganya duluan malah bunga matahari yang kena penyakit sebelumnya loh... Keren yak, udah sembuh langsung berbunga. Potnya paling bagus plus gede soalnya, hhaha...




>> Eh, gak tahunya tadi pas nyampe rumah, bunganya udah mekar 2 buah, terus 1 buah masih nyembul 2 kelopak, dan yang lainnya masih kucup gitu... wawawawawawawa.... Awesome sekaliiii. Alhamdulillah, berhasil gardeningnya... Jarang loh ada bunga matahari di kotaku... :3





Cantik kan, masih ada 7 pot lagi yang bunganya masih kuncup2. Wah, bersiap untuk panen bunga matahari nih. Kali ini harus dibudidayakan, gak boleh mati kayak dulu lagi. Beli bibitnya susah, kudu ke Malang dulu. Tapi gak apa-apa sih ke Malang, sekalian jalan2, tapi duitnya buat ke sana itu loh ya gimana dapatnya, ckckck. Mudah2an ada rezeki dan kesempatan ke Malang lagi (looooh, ini kok gak nyambung, ckckck)

Oke, di atas sudah dishare foto2 bunga matahari. Selain bunga matahari ada juga yang udah tumbuh dari hasil gardeningku. Tapi masih kecil2, entah kenapa. Ini diaaaaaaaaaa.....







Semuanya belum berbunga, kecuali viola. Aaaahhh, kirain viola itu gimana bunganya, ternyata yang udah banyak tumbuh di tumah nenekku di Barabai. ckckck... Tipuuu.. hhaha...

Yakkk, semoga semuanya berbunga cantik2. Ternyata nanam bunga itu menyenangkan sekali, apalagi bunga matahari. love love love banget dah pokoknya. :D

-Nisrina Naflah-